DPRD Bekerja Sama dengan Dinas Pertanian & Holtikultura Gianyar Serahkan 750 Kg Bibit Padi Cigelis

  • 31 Juli 2020 00:00 WITA
-

Gianyar, Balibanknews-

DPRD Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Gianyar serahkan bantuan bibit padi Cigelis kepada Subak Masceti Medahaan, Blahbatuh Kabupaten Gianyar, Jumat (31/7/2020). 


Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar, Ni Made Ratnadi saat menyerahkan bibit padi Cigelis menyampaikan bahwa saat ini pemerintah berupaya untuk menjaga ketahanan pangan di kabupaten seni tersebut. 


Menurutnya, kondisi sekarang ini ditengah Covid-19, bibit unggul untuk pertanian sangat diperlukan oleh masyarakat Gianyar. Semuanya pasti memerlukan benih yang tahan terhadap penyakit dan cepat menghasilkan serta produksinya banyak. Sehingga ketahanan pangan di Gianyar dapat terwujud. 


Kata dia, bibit unggul yang mampu menghasilkan padi berkualitas dapat memancing para petani agar tetap menggeluti sektor ini. Hal ini yang diharapkan oleh petani. "Bibit padi Cigelis masih dalam tahap uji coba. Begitupun Dinas Pertanian sudah melakukan uji coba sebelum bibit ini diserahkan ke petani," ungkap Ratnadi.


Ia berharap, bibit padi Cigelis yang diserahkan sebanyak 750 kilogram dengan kapasitas luas lahan 33 hektare nantinya bisa membantu petani yang mengalami kesulitan pada masa sekarang ini. "Kita sekarang banyak gagal panen yang disebabkan kesalahan bibit yang kita gunakan dan situasi iklim yang tidak sesuai. Sekarang saat yang tepat untuk menanam karena belum musim hujan," katanya.


Ratnadi menginginkan produksi pertanian subak menjadi lebih baik. Sehingga diperlukan bibit yang memiliki ketahanan terhadap penyakit. "Paling tidak nantinya bisa surplus bisa menyimpan hasil panennya. Apapun yang terjadi di pertanian kami harus tahu apalagi ini bibit yang diproduksi oleh kita sendiri. Harapan kepada masyarakat ditengah Covid-19 paling tidak bisa meringankan beban masyarakat karena pertanian merupakan basic dari pariwisata. Sehingga pariwisata harus bersinergi dengan pertanian," jelasnya.


Pihaknya mengingatkan bahwa dalam situasi Covid-19 ini sektor pertanian  merupakan garda terdepan penyelamatan ekonomi rakyat. Sehingga ketahanan pangan khususnya di Gianyar harus tetap terjaga. "Pada kesempatan kami lanjut menyerap aspirasi Krama Subak Masceti. Semoga bisa dijembatani dan lancar bersama GIANYAR AMAN#2periode#," katanya.


Pekaseh Subak Masceti Medahaan, Wayan Subrata pun menyambut baik bibit padi tersebut yang dapat meningkatkan hasil pertanian para petani setempat. Hal itu mengingat bibit padi Cigelis dapat membantu meringankan para petani di subak ini. Menurut dia, dengan adanya wabah Covid-19 dapat mengingatkan masyarakat Gianyar yang semula sebagai pekerja pariwisata kini beraktivitas di pertanian. "Mereka mulai bertanam-tanaman akibat imbas dari Covid-19," cetusnya. 


Kata dia, dengan adanya Covid-19 di Bali, masyarakat di Gianyar bisa membenahi diri mulai lagi ke pertanian mengaktifkan lahan persawahan. "Kami bersyukur ada bibit dari pemerintah yang bekerja sama dengan DPRD Gianyar. Kami mencoba untuk petani khususnya pekaseh," ujar Subrata. (Yes)


TAGS :

Komentar