OJK Cabut Izin Usaha PT. BPR Calliste Bestari

Selasa, 13 Agustus 2019 | 07:04 WITA

OJK Cabut Izin Usaha PT. BPR Calliste Bestari

Mangupura, BaliBanknews - Otoritas Jasa Keuangan(OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Calliste Bestari di Jl. Raya Denpasar-Tabanan No. 7B Kabupaten Badung. “Per hari ini (13 Agustus 2019) izin usaha PT BPR Calliste Bestari di cabut izin usaha (CIU),” ucap Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra, Elyanus Pangsoda, saat dikonfirmasi via WA, Selasa (13/9). Dari siaran pers OJk yang diterima BaliBanknews dikatakan pencabutan izin usaha BPR Calliste Bestari ditetapkan dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-141/D.03/2019 tentang pencabutan Izin Usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Calliste Bestari pada tanggal 13 Agustus 2019. Sebelum dilakukan pencabutan izin usaha, OJK sudah menetapkan status BPR Calliste sebagai BPR Dalam Pengawasan Intensif (BDPI) karena kinerja keuangan yang memburuk. Penetapan BDPI berlaku sejak tanggal 16 Mei 2018 sampai 16 Mei 2019 dan dalam masa tersebut pemegang saham dan pengurus telah diberikan kesempatan untuk melakukan penyehatan melalui action plan yang dibuat oleh direksi. Dalam masa BDPI tersebut kinerja BPR Calliste semakin memburuk. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) posisi 28 Februari 2019 menjadi di bawah 4 persen, sehingga memenuhi ketentuan ditetapkan sebagai BPR Dalam Pengawasan Khusus (BDPK) terhitung sejak 29 Maret -29 Juni 2019. Selanjutnya sampai dengan batas waktu tersebut, pengurus dan pemegang saham pengendali (PSP) tidak dapat merealisasikan upaya penyehatan rasio KPMM paling sedikit 8 persen. Sehingga memenuhi kriteria BPR yang tidak dapat disehatkan dan diteruskan ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya. Penyebab BPR Calliste bermasalah karena adanya praktek perbankan yang tidak sehat baik oleh Pengurus maupun Pemegang Saham sehingga kinerja keuangan menjadi buruk. Dengan pencabutan izin usaha BPR tersebut, LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai dengan Undang-Undang No. 24 Tahun 2004 Tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2009. Otoritas Jasa Keuangan menghimbau kepada nasabah BPR Calliste Bestari agar tetap tenang, karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku. (Jhon)


Selasa, 13 Agustus 2019 | 07:04 WITA


TAGS:



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: