BKS LPD Buleleng Dorong LPD Gunakan Internet Banking BPD

Senin, 09 September 2019 | 09:33 WITA

BKS LPD Buleleng  Dorong LPD Gunakan Internet Banking BPD

Buleleng, BaliBanknews-
 
Lembaga Perkreditan Desa (LPD) mulai berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Sebanyak 70 dari 169 LPD yang ada di Kabupaten Buleleng kini telah menerapkan layanan internet banking. Layanan ini bekerjasama dengan BPD Bali.
 
Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Kabupaten Buleleng, I Made Nyiri Yasa menjelaskan, dari 70 LPD tersebut, LPD Ambengan menjadi yang pertama memiliki fasilitas pelayanan internet banking.
 
"Kami sudah kumpulkan kurang lebih 70 ketua LPD untuk sosialisasi. Responsnya baik untuk penggunaan internet banking. LPD Ambengan adalah yang pertama," ujarnya kepada wartawan BaliBanknews beberapa waktu lalu.
 
Ia jelaskan, harus ada penempaan sumber daya manusia (SDM) untuk menerapkan fasilitas pelayanan internet banking di seluruh LPD di Buleleng. Para pegawai harus mendapatkan pelatihan di bidang teknologi informasi terlebih dulu.
 
"SDM dia masing-masing LPD harus dilatih dulu untuk penguasaan teknologi informasi. Kalau mereka tidak bisa tapi dipaksakan, kan tidak baik juga. Ini butuh ketelitian, jangan gegabah" katanya.
 
Meski demikian, ia meminta LPD yang belum memahami teknologi informasi untuk tetap semangat. Sebab, pihaknya selaku penampung aspirasi, penyalur, hingga penemu solusi akan membantu LPD agar bisa mendapatkan pelatihan SDM.
 
“"Kami akan sampaikan, dan BPD siap memberi pelatihan IT. Tapi yang perlu diingat, ini bisa dilaksanakan atau tidak tergantung pada teman-teman semua," ujarnya.
 
Pihaknya berupaya terus memberikan pemahaman tentang segala bentuk efisiensi pelayanan internet banking terhadap LPD yang ada di Buleleng. Jika LPD mau berupaya menerapkan ini, ia yakin kerja-kerja akan dimudahkan.
 
"Kami jelaskan bahwa BPD jemput bola, tidak ada risiko. Uang di LPD diambil dan diantar oleh petugas BPD, tinggal taruh di atas meja. Tidak perlu pegawai LPD bawa uang naik sepeda motor. Kalau jatuh uangnya bisa hilang di jalan. Selain itu suku bunga juga bersaing. Ini berkelanjutan," paparnya.
 
Jika semua LPD di Buleleng bisa sukses menerapkan pelayanan dengan fasilitas internet banking, Nyuri Yasa mengatakan, sinergitas LPD dengan BPD akan semakin prima untuk melayani masyarakat. Terlebih 90 persen dana LPD disimpan di BPD. Untuk diketahui, total dana 169 LPD di Kabupaten Buleleng yang disimpan di BPD Cabang Singarja serta BPD Cabang Seririt hingga Agustus bulan lalu mencapai Rp 300 miliar lebih.
 
"LPD di sini sudah menaruh uang 90 persen di BPD. Yang perlu diingat adalah sejarah, jangan sampai lupa. LPD dari tidak mengerti pembukuan, dari tidak mengerti akuntansi, dilatih oleh pegawai-pegawai BPD. Alpaka guru namanya kalau lupa sama BPD. Jadi usahakan 100 persen (menyimpan dana) di BPD," pesannya.
 
Nyiri Yasa mengungkapkan, kerja sama pihaknya dengan BPD adalah kerja sama untuk menghasilkan bentuk pelayanan yang prima. Ia berharap kerja sama ini bisa terjaga, dipertahankan lebih-lebih ditingkatkan. "Kami bisa kuat dengan BPD. Ke mana ayo. Misalnya saat kami bikin acara jalan santai dan sampai-sampai dapat peserta terbanyak di Buleleng. Selain itu, kami juga punya pameran kuliner dan hadiah yang menarik. Itu prakarsa BKS dan BPD. Kerja sama dengan BPD is the best, paling baik," jelasnya.
 
Sementara itu, I Made Sudarma, selaku Kepala Bank BPD Bali Kantor Cabang Singaraja, menyampaikan, sangat mengapresiasi atas kepercayaan seluruh LPD yang ada di Kabupaten Buleleng, sehingga kedepanya pihaknya bersama BKS LPD akan terus bersinergi dalam memberikan pelayanan yang prima terhadap seluruh LPD yang ada. "Kami siap memberikan serta melayani apa yang dibutuhkan LPD,"pungkasnya.( Yes)
 


Senin, 09 September 2019 | 09:33 WITA


TAGS:



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: