BPR Mertha Sedana Kembali Raih Golden Awards

Selasa, 10 September 2019 | 04:10 WITA

BPR Mertha Sedana Kembali Raih Golden Awards

Foto bersama seluruh jajaran PT. BPR Mertha Sedana menunjukan plakat penghargaan Golden Awards dari ajang Infobank Awards

Mangupura, balibanknews.com

Kinerja PT. BPR Mertha Sedana tahun 2018 memuaskan. Terbukti BPR anggota DPK Perbarindo Badung, Kecamatan Mengwi ini kembali meraih penghargaan Golden Awards di ajang penilaian kinerja BPR skala Nasional oleh Majalah Infobank yang digelar di Jakarta 30 Agustus 2019. BPR yang berkantor pusat di Jalan Cokroaminoto Utara, Denpasar ini telah enam kali secara berturut-turut meraih Infobank Awards sejak 2013 dan dua diantaranya adalah Golden Awards.

Direktur Utama PT. BPR Mertha Sedana I Gusti Putu Arka SE., MSi mengatakan, BPR yang dikelolanya meraih predikat sangat bagus untuk kategori BPR beraset diatas Rp 50 miliar dan dibawah Rp 100 miliar. Ia mengatakan kinerja selama 2018 memuaskan meski ditengah lesunya perekonomian skala nasional dan regional. Selama 2018, BPR ini berhasil meningkatkan pertumbuhan aset dari tahun sebelumnya sebesar 125 persen atau dari Rp 56,88 miliar pada 2017 naik menjadi Rp 71,1 miliar pada 2018.

Pertumbuhan aset tentu didukung pertumbuhan tabungan dan deposito. Jumlah penghimpunan dana dalam bentuk tabungan selama 2018 tercatat sebesar Rp 18,31 miliar atau naik sekitar 127 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 14,37 miliar. Deposito juga mengalami peningkatan selama 2018 sebesar Rp 20,58 miliar naik sekitar 146 persen dari sebelumnya sebesar Rp 14,03 miliar. Selain pertumbuhan dana, kredit yang tersalurkan juga alami pertumbuhan sekitar 128 persen dari Rp 44,77 miliar pada 2017 menjadi Rp 57,29 miliar pada 2018 dan laba yang dihasilkan hingga Desember 2018 sebesar Rp 1,25 miliar.

Gusti Arka mengakui, pertumbuhan laba selama 2018 memang mengalami sedikit stagnasi lantaran pihaknya fokus menekan persentase NPL dan memperbaiki kualitas kredit. Di awal tahun 2018 NPL dikatakan sempat ada dikisaran 8 persen, sehingga pihaknya lebih fokus menyelesaikan kredit bermasalah yang berdampak pada lambatnya pertumbuhan laba. Strategi tersebut dinilai tepat lantaran hingga periode Desember 2018 NPL turun di angka 4,8 persen, dan hingga Agustus 2019 NPL gross tercatat 3,45 persen dan NPL net sebesar 2,95 persen.

‘’Selama 2018 kami fokus memperbaiki kualitas kredit sehingga laba stagnan. Sebisa mungkin kami memilih untuk meminimalisir resiko, karena lebih baik laba stagnan dibanding laba tinggi tapi nilai NPL juga tinggi, akan terkesan menjadi keuntungan semu,’’ tuturnya beberapa waktu lalu.

Pria lulusan S2 Magister Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana ini mengatakan, selama 2018 pihaknya sudah banyak menyelesaikan kredit bermasalah. Munculnya kredit bermasalah lantaran debitur mengalami kesulitan memenuhi kewajiban akibat turunnya perkembangan usaha debitur yang bersangkutan. Penyelesaian masalah tersebut dilakukan dengan cara memperbaiki skim kreditnya atau melakukan restrukturisasi, rechiduling, dan reconditioning. Sedangkan untuk debitur macet penyitaan dan menjualan aset pun menjadi pilihan untuk mengurangi resiko dan rata-rata kredit bersalah diakui datang dari sektor properti. ‘’Selain menekan angka NPL, lesunya ekonomi nasional juga berdampak pada pertumbuhan kredit, nasabah cenderung menahan diri, dan kami pun lebih selektif dalam meloloskan kredit,’’ ujarnya.

Setelah menyelesaikan kinerja 2018 dengan baik, Gusti Arka siap menyelesaikan kinerja 2019 dengan lebih baik lagi. Berdasarkan laporan hingga Bulan Agustus 2019 dikatakan aset sudah di angka Rp 76,32 miliar, tabungan Rp 17,17 miliar, deposito sebesar Rp 22,57 miliar, dan kredit yang tersalurkan sudah meningkat sebesar Rp 58,86 miliar.

Tahun ini BPR Mertha Sedana juga sukses membuka Kantor Cabang Baru di wilayah Denpasar Timur, lebih tepatnya di Jalan WR. Supratman nomer 248 Kesiman Kertalangu, tepat sebelum Traffic light Tohpati, setelah kantor cabang sebelumnya yang ada di Jalan Gunung Soputan No 6, Denpasar Barat. Kantor cabang baru dinilai cukup representatif dan strategis, bahkan sejak beroperasi hingga saat ini telah berhasil membukukan aset sebesar Rp 12.3 miliar dengan penyaluran kredit sebesar Rp 10 miliar. ‘’Kantor cabang baru kami adalah salah satu bentuk pelayanan kepada nasabah, lokasi yang strategis juga memudahkan nasabah kami yang ada di Gianyar atau seputaran Denpasar. Kedepan kami akan lebih fokus lagi dalam memberikan pelayanan sehingga makin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat hadirnya BPR,’’ tutupnya. [MDY]


Selasa, 10 September 2019 | 04:10 WITA


TAGS:



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: